Tidak heran apabila manusia sering menggunakan kata sempurna untuk mengungkapkan suatu keadaan yg dialaminya.Di saat seperti ini di bagian otaknya sangat terisi penuh oleh suatu keadaan yg sedang dianggapnya indah, saking hebatnya memori yg lain pun tersingkirkan olehnya. Manusiawi sekali ini terjadi karena kekuatan yg diberikan oleh suatu stimulan ini dapat mempengaruhi otak, walaupun sebagian orang menganggap ini adalah reaksi yg mempengaruhi hati sehingga menimbulkan suatu perasaan tertentu.
Sempurna, kata dengan makna yg sangat lah dalam. Terkadang kita terbang melayang di dalam kata "sempurna" ini. Benar sekali karena ini lah anugrah terindah dari Tuhan yang diberikan untuk setiap insannya yg mau untuk belajar. Belajar? hmmm... mungkin kamu atau orang lain di luar sana melupakan kata yg satu ini, tidak luput juga aku dikala masih menjadi pribadi dengan moto hidup masih mencari jati diri.
Pembelajaran hidup ketika kita menggunakan kata sempurna dalam hidup kita, terkadang dibutakan dgn arti indah dibalik kesempurnaan. Padahal sepatutnya kita tau akan arti hidup ini yg selalu menuntun kita untuk mencari hikmah dari kesempurnaan ( yg sedang kita anggap) itu menjadi bekal untuk kesempurnaan yg sebenarnya di masa mendatang, hingga sampai pada akhir dari semua drama kehidupan ini. Aku menggunakan kata drama untuk kehidupan ini karena seharusnya kita mengambil bagian dalam proses perjalanannya, semua pilihan terserah pada anda apakah ingin menjadi sutradaranya, lighting, kameramen, atau pun hanya pemain tambahan yg artinya tetap sama saja dgn pemain utama ( sama-sama diatur oleh sutradara ).
Kesempurnaan dan pembelajaran hidup adalah pokok dari tulisan ini, yang akan saya jabarkan lewat suatu runtutan cerita yang diambil dari kisah nyata dan saya lihat langsung dalam hidup ini :)
Cerita ini berawal saat saya berada disuatu warung makan dan bercengkrama dengan orang-orang yg turut memenuhi warung tersebut. Obrolan serius hingga candaan pun larut didalamnya. Dan tanpa disadari pembelajaran hidup pun terkadang dapat muncul dari tempat seperti ini, tapi ini menurut ku yaaa hehehehe dan apapun tanggapan mu tidak begitu penting untuk ku :) tapi hasil pembelajaran hidup ku ini pasti akan berpengaruh juga dalam hidup mu ! :D
Satu piring nasi rames ditambah ikan goreng gembung atau kembung ntah lah sulit membedakan bahasa yg digunakan untuk ikan satu ini adalah menu favoritku hari itu, ingat hari itu saja menjadi satu pilihan lezat yg dikombinasikan dengan satu gelas es lemon tea orang bilang.
Dua puluh menit pasca suapan pertama pun telah berlalu sehingga menghasilkan satu buah piring dan gelas kosong. Sambil melihat siaran tv yg diputar didalam warung pun terdapat satu FTV yg menceritakan atau menggambarkan tentang kesempurnaan percintaan sepasang manusia, yaa walaupun kita tahu itu hanya ada dalam cerita dongeng dan jelas hanya ada pada tontonan seperti ini. Kami sekelompok kecil orang yg berkumpul untuk makan siang pun mulai sahut-sahutan mengomentari film tersebut dan sedikit mengolok-olok isi dari tayangan tersebut, hingga tanpa disadari kami yg smuanya sebenarnya belum pernah bertemu pun atau kenal sekalipun sampai pada pembahasan yg agak serius ttg apa itu sebenarnya kesempurnaan dalam semua konteks kehidupan ini sebenarnya.
Banyak komentar yang menurut ku cenderung tidak mempercayai kesempurnaan, terlebih dalam segi percintaan. Mungkin dikarenakan tetap ada tuntutan atau pun sesuatu yang harus dipenuhi agar cinta itu tetap indah perjalanannya, itu yg aku simpulkan dari menyimak pembicaraan ini yg jelas sebenarnya ngelantur dan gag penting hahahaha. Tapi tiba-tiba ada sepasang suami istri yg sedang duduk pun tanpa disadari jg menyimak perbincangan sekelompok kecil kami sedari tadi dan sesekali tersenyum pada kami.
Sampai pada waktu orang-orang mulai meninggalkan warung makan tersebut dan tinggal lah aku, penjaga warung, dan sepasang suami istri yg sepertinya enggan meninggalkan warung ini sebelum menyelesaikan FTV yg disiarkan pada TV warung siang ini.
Terdengar suara lirih yg menggambarkan sesosok wanita tertuju pada ku dan bertanya, "Mas, pernah jatuh cinta?", aku pun terheran ternyata salah seorang dari pasangan suami istri tersebut yg bertanya, " sudah bu, dan sering ketipu hahahahaha" guyonan ku menjawab pertanyaan ibu tadi yg sebenarnya belum tua-tua amat sih. " sakit mas rasanya ? kapok gag?" pertanyaan aneh dan menjengkelkan ini sebenarnya :P ," hmmm setengah mati bu, butuh 2 tahun untuk sadar tapi gag kapok sih", tanpa jeda ibu itu pun menyambung " apa yg buat mas gag kapok?", aku jawab dengan santai aja walaupun nyesek " namanya jg hidup bu terkadang orang itu kalo belum tau sakitnya patah hati t masih ngeyel buat terus merjuangin perasaannya, kalo dah gini baru kerasa tapi yaa mungkin ni pembelajaran hidup bu", senyum ku bebarengan tersimpul dengan senyum ibu yg tanpa disadari bersamaan terjadinya.
"hahahaha mas e mas e" suara yg terdengar berat pun muncul dari bapak-bapak yg duduk disamping ibu td.
Lumayan lama percakapan kami berlangsung sampai ketika ibu tadi bertanya pada ku,"mas dulu tipikal orang pemilih apa dipilih?" dengan ketawa jengkel pun aku menjawab " hehehe jelas milih lah bu, cowok kan menang milih kalo cewek menang nolak, betul kan pak?" aku melemparkan pertanyaan tersebut ke bapak tadi dan jelas jawabnya "iya mas hahahahaha".
" waktu perawan dulu saya jg tukang milih2 pasangan mas, cuma bedanya saya milih dari cowok-cowok yg pada udah nentuin pilihan buat saya :)", senyum ibu itu terlihat manis sekali, dan tidak bisa dipungkiri cantik jg sih itu ibu ,upz .. hahahaha
"wah hebat berarti ibu jadi primadona dong, pasti banyak yg sakit yaa bu gara-gara ibu tolak?" aku geli bertanya itu karna bapak disampingnya melirik ibu td waktu ibunya cerita kisahnya tadi,cemburu nie hahahaha.
" Pasti itu mas, tapi yaa harus dimaklumi lah jadi cewek t harus pilih-pilih, dompet yg tebel yg harus dipilih kan masih pendekatan, itu pun jg biar kita bisa tau orang itu cuma ngandelin cinta, ngandelin duit, atau mau sama-sama belajar ngejalanin kehidupan. kan ntar kita cewek bisa tau mana yg cocok di ati." glek ,aku nelen ludah ternyata ibu ini buka-bukaan jawabnya aku pikir cm omong kosong.
" lah gag takut ntar gantian disakitin orang bu akibat kita nyakitin orang lain?".
" jujur waktu dulu sama sekali gag kepikiran mas, saya berusaha nikmatin apa yg jadi kemauan hati saya saja, masalah perasaan mereka yaa anggap saja pembelajaran buat hidup mereka." aku sejenak terdiam dan gag tahu harus bicara apa lagi, aneh plus ngeri aja fenomena ini zzzzzzzz.
" Mah, aku balik ke kelurahan dulu kayaknya Pak Lurah sudah datang, mamah mau ikut apa disini nunggu?" bapak yg suaranya kayak Pak Raden pun mengagetkan ku, " aku disini aja pah, mau ngobrol sama mas nya aj." haduh mati lah aku ini pikirku,
" O ya udah gagpapa mah, gag lama kok, titip istri saya yaa mas?" glek, ludah ini nyangkut ditenggorokan bingung mau jawab apa. " nggih pak" cuma itu yg bisa kluar dari tenggorokan ini.
Beberapa saat setelah bapak itu keluar dari warung pun ibu melanjutkan ceritanya, " mas, Allah t adil lho jangan salah, saking adilnya kadang orang ngeyel kayak saya ini dikasih pembelajaran yg kadang orang lain sulit buat ambil hikmah di dalamnya." waaah mati lah aku ngomong apa ibu ini, dalam hatiku.
"emang kenapa bu? kelihatannya ibu sekarang secara luar orang bisa jelas lihat kebahagiaan."
" yaa itu sekarang mas, tapi sebelum saya sadar dan mau belajar memahami hikmah dan menjalankannya itu yaa ribet bgt mas, sampe putus asa." aku tambah heran lagi.
" mas , saya ketemu sama bapak dulu t cuma lewat sms asal acak nomor mas. itu jg waktu saya sudah mulai dijauhi cowok-cowok karna sifat dan sikap saya yg kadang mempermainkan perasaan orang lain." nah lo yoo pusing kagak lo denger ni, haduh mati lah aku malah sesi curhat gini.
" waktu itu hidup jadi bingung mas, rasanya udah gag ada pesona. Tapi beda waktu suatu saat ketemu bapak di Mall yg malem sebelumnya saya sms asal nomer tadi mas." aku senyum sambil bilang, " pasti deg-deg an bu mbayangin bentuk bapak?" ibu itu jawab, "pasti lah mas ntar kalo jelek kan males juga hahaha."
aku nimpal pertanyaan lg. " terus gimana bu pendapat ibu waktu ketemu sama bapak pertama kali?".
" aku lemes mas, ntah kenapa kliatan ganteng bgt sampe aku gag kedip. sampe bapak ngajak makan di salah satu restauran aja saya langsung mau mas."
sudah aku duga jawaban ini :P , "hebat dong pesona bapak bu, tapi untung bapak gag tahu ibu yg nyebelin dulu yaa."
" hahahaha mas bisa aja, oiya habis ketemu itu kita intens kontak-kontakan selama 2 minggu, dan bapak langsung tanya alamat rumah mas, yaaa saya kasih kan, eeee waktu besognya dateng langsung ngelamar, saya kaget dong."
busyet dah bapak itu jantan juga yaa pikirku. " terus ibu sama keluarga gimana responnya waktu tiba-tiba dilamar?".
" saya heran mas, ntah ini skenario Tuhan atau pesona bapak yg hebat, waktu itu juga diterima langsung mas. dan yg lebih heran lg saya dan keluarga cuma minta syarat 1 juta buat beli bahan syukuran mas." mulai seru menurutku cerita ini.
" mas, habis lamaran gag lebih dari sebulan kami langsung nikah mas, hebat kan padahal cuma pacaran lewat hp aja. di ati tu bersyukur bgt untung saya milih bapak buka cowok-cowok yg dlu, soalnya bapak ganteng terus nyaman bgt waktu itu dan sekarang pun lebih-lebih hehehe"
aku pun sejenak terheran bagaimana ibu ini bisa tetap bahagia padahal dulunya sering nyakitin perasaan cowok dan bertindak seenaknya.
" Hidup saya waktu itu berasa luar biasa bgt mas bangganya, tiap tamu yg datang tu seakan harus tahu seberapa bangganya saya dinikahi bapak."
" nah ini mulai klimaksnya mas habis akat nihah, waktu malam pertama ini saya tambah gerogi lho mas pokoknya campur aduk, saya jadi salah tingkah, pake parfum banyak bgt belum lagi mandi sampe 3x biar kliatan seger." mati lah beta ini ketemu tante-tante nyeleneh ini, semoga jangan mesum lah critanya soalnya jadi ilang ntar cantiknya ibu ini pikirku, sambil nahan ngeri.
" saya udah di ranjang mas,lampu redup bgt, bapak baru mandi di kamar mandi, saya dah ngebayangin bapak keluar dari kamar mandi itu. eeeeeeeeee bapak keluar malah masih pake baju masih lengkap, saya jadi agak sebel lah. tapi bapak tiba-tiba berdiri di depan saya terus copot bajunya, kekar bgt mas. "
dosa apa hamba semalam yaa Allah sampe ketemu hari ini pikirku dalam hati.
" waktu bapak mulai copot celana panjangnya mas, aku SYOOOK BGT MAS !!! bapak ternyata BUNTUNG sebelah KAKINYA !!!!!!!!!!! hidup ku malam itu tiba-tiba gelap bgt mas,seakan hari itu hari terindah sedunia dan akhirnya harus hancur hari itu juga."
woooohh......gilaaaaaaaaa aku gag nyangka cerita ini, dan sesaat gag kluar sepatah kata pun.
" lah ibu sama keluarga emang gag tahu sama keadaan bapak ini sebelumnya? maaf bu saya kaget bgt sama cerita ibu."
" ENGGA MAS, aneh kan aku pikir ini lah arti ALLAH ITU MAHA ADIL, saya keinget semua kesalahan saya dulu, dan gag sanggup dengan balasan semua ini. terlebih lagi keluarga saya setelah tahu keadaan suami saya mas.
" Dua tahun lebih sampe akhirnya saya punya anak, saya baru bisa menerima semua jalan ALLAH ini mas buat saya. Semua kelebihan bapak yg sebelumnya tertutupi oleh kekurangan bapak sebagai akibat dari keputus asaan saya dan gag mau ambil hikmah dari semua ini.
Tapi untung saya mau belajar dan menerima ini semua dan tidak memilih untuk cerai karna awalnya saya tidak mau semua orang tau kalo suami saya ternyata cacat fisik.
Mungkin keikhlasan adalah jalan satu-satunya yg terbaik sebagai balasan akan dosa saya yg dulu, hingga akhirnya kelebihan bapak pun ternyata diluar dari bayangan saya dan bisa membuat saya lebih bersyukur mempunyai imam seperti bapak."
" Mas mumpung masih muda jangan kayak ibu dulu dapet nasehat disaat kita pikir hidup kita sempurna, padahal harus kita ketahui sempurna itu adalah ketika kita bisa belajar memahami ketidak sempurnaan dan bisa merasakan keindahan dibalik itu semua."
"gimana menurut mas?"
Jujur saat itu saya cuma bisa diam, dan bersyukur atas semua kejadiaan yg sudah saya lewati kemarin, dan satu hal lg, saya salut akan pilihan ibu td dan keberaniannya mengambil keputusan dan keikhlasaannya menjalani perputaran kehidupan ini.
semoga bermanfaat :).
Pembelajaran hidup ketika kita menggunakan kata sempurna dalam hidup kita, terkadang dibutakan dgn arti indah dibalik kesempurnaan. Padahal sepatutnya kita tau akan arti hidup ini yg selalu menuntun kita untuk mencari hikmah dari kesempurnaan ( yg sedang kita anggap) itu menjadi bekal untuk kesempurnaan yg sebenarnya di masa mendatang, hingga sampai pada akhir dari semua drama kehidupan ini. Aku menggunakan kata drama untuk kehidupan ini karena seharusnya kita mengambil bagian dalam proses perjalanannya, semua pilihan terserah pada anda apakah ingin menjadi sutradaranya, lighting, kameramen, atau pun hanya pemain tambahan yg artinya tetap sama saja dgn pemain utama ( sama-sama diatur oleh sutradara ).
Kesempurnaan dan pembelajaran hidup adalah pokok dari tulisan ini, yang akan saya jabarkan lewat suatu runtutan cerita yang diambil dari kisah nyata dan saya lihat langsung dalam hidup ini :)
Cerita ini berawal saat saya berada disuatu warung makan dan bercengkrama dengan orang-orang yg turut memenuhi warung tersebut. Obrolan serius hingga candaan pun larut didalamnya. Dan tanpa disadari pembelajaran hidup pun terkadang dapat muncul dari tempat seperti ini, tapi ini menurut ku yaaa hehehehe dan apapun tanggapan mu tidak begitu penting untuk ku :) tapi hasil pembelajaran hidup ku ini pasti akan berpengaruh juga dalam hidup mu ! :D
Satu piring nasi rames ditambah ikan goreng gembung atau kembung ntah lah sulit membedakan bahasa yg digunakan untuk ikan satu ini adalah menu favoritku hari itu, ingat hari itu saja menjadi satu pilihan lezat yg dikombinasikan dengan satu gelas es lemon tea orang bilang.
Dua puluh menit pasca suapan pertama pun telah berlalu sehingga menghasilkan satu buah piring dan gelas kosong. Sambil melihat siaran tv yg diputar didalam warung pun terdapat satu FTV yg menceritakan atau menggambarkan tentang kesempurnaan percintaan sepasang manusia, yaa walaupun kita tahu itu hanya ada dalam cerita dongeng dan jelas hanya ada pada tontonan seperti ini. Kami sekelompok kecil orang yg berkumpul untuk makan siang pun mulai sahut-sahutan mengomentari film tersebut dan sedikit mengolok-olok isi dari tayangan tersebut, hingga tanpa disadari kami yg smuanya sebenarnya belum pernah bertemu pun atau kenal sekalipun sampai pada pembahasan yg agak serius ttg apa itu sebenarnya kesempurnaan dalam semua konteks kehidupan ini sebenarnya.
Banyak komentar yang menurut ku cenderung tidak mempercayai kesempurnaan, terlebih dalam segi percintaan. Mungkin dikarenakan tetap ada tuntutan atau pun sesuatu yang harus dipenuhi agar cinta itu tetap indah perjalanannya, itu yg aku simpulkan dari menyimak pembicaraan ini yg jelas sebenarnya ngelantur dan gag penting hahahaha. Tapi tiba-tiba ada sepasang suami istri yg sedang duduk pun tanpa disadari jg menyimak perbincangan sekelompok kecil kami sedari tadi dan sesekali tersenyum pada kami.
Sampai pada waktu orang-orang mulai meninggalkan warung makan tersebut dan tinggal lah aku, penjaga warung, dan sepasang suami istri yg sepertinya enggan meninggalkan warung ini sebelum menyelesaikan FTV yg disiarkan pada TV warung siang ini.
Terdengar suara lirih yg menggambarkan sesosok wanita tertuju pada ku dan bertanya, "Mas, pernah jatuh cinta?", aku pun terheran ternyata salah seorang dari pasangan suami istri tersebut yg bertanya, " sudah bu, dan sering ketipu hahahahaha" guyonan ku menjawab pertanyaan ibu tadi yg sebenarnya belum tua-tua amat sih. " sakit mas rasanya ? kapok gag?" pertanyaan aneh dan menjengkelkan ini sebenarnya :P ," hmmm setengah mati bu, butuh 2 tahun untuk sadar tapi gag kapok sih", tanpa jeda ibu itu pun menyambung " apa yg buat mas gag kapok?", aku jawab dengan santai aja walaupun nyesek " namanya jg hidup bu terkadang orang itu kalo belum tau sakitnya patah hati t masih ngeyel buat terus merjuangin perasaannya, kalo dah gini baru kerasa tapi yaa mungkin ni pembelajaran hidup bu", senyum ku bebarengan tersimpul dengan senyum ibu yg tanpa disadari bersamaan terjadinya.
"hahahaha mas e mas e" suara yg terdengar berat pun muncul dari bapak-bapak yg duduk disamping ibu td.
Lumayan lama percakapan kami berlangsung sampai ketika ibu tadi bertanya pada ku,"mas dulu tipikal orang pemilih apa dipilih?" dengan ketawa jengkel pun aku menjawab " hehehe jelas milih lah bu, cowok kan menang milih kalo cewek menang nolak, betul kan pak?" aku melemparkan pertanyaan tersebut ke bapak tadi dan jelas jawabnya "iya mas hahahahaha".
" waktu perawan dulu saya jg tukang milih2 pasangan mas, cuma bedanya saya milih dari cowok-cowok yg pada udah nentuin pilihan buat saya :)", senyum ibu itu terlihat manis sekali, dan tidak bisa dipungkiri cantik jg sih itu ibu ,upz .. hahahaha
"wah hebat berarti ibu jadi primadona dong, pasti banyak yg sakit yaa bu gara-gara ibu tolak?" aku geli bertanya itu karna bapak disampingnya melirik ibu td waktu ibunya cerita kisahnya tadi,cemburu nie hahahaha.
" Pasti itu mas, tapi yaa harus dimaklumi lah jadi cewek t harus pilih-pilih, dompet yg tebel yg harus dipilih kan masih pendekatan, itu pun jg biar kita bisa tau orang itu cuma ngandelin cinta, ngandelin duit, atau mau sama-sama belajar ngejalanin kehidupan. kan ntar kita cewek bisa tau mana yg cocok di ati." glek ,aku nelen ludah ternyata ibu ini buka-bukaan jawabnya aku pikir cm omong kosong.
" lah gag takut ntar gantian disakitin orang bu akibat kita nyakitin orang lain?".
" jujur waktu dulu sama sekali gag kepikiran mas, saya berusaha nikmatin apa yg jadi kemauan hati saya saja, masalah perasaan mereka yaa anggap saja pembelajaran buat hidup mereka." aku sejenak terdiam dan gag tahu harus bicara apa lagi, aneh plus ngeri aja fenomena ini zzzzzzzz.
" Mah, aku balik ke kelurahan dulu kayaknya Pak Lurah sudah datang, mamah mau ikut apa disini nunggu?" bapak yg suaranya kayak Pak Raden pun mengagetkan ku, " aku disini aja pah, mau ngobrol sama mas nya aj." haduh mati lah aku ini pikirku,
" O ya udah gagpapa mah, gag lama kok, titip istri saya yaa mas?" glek, ludah ini nyangkut ditenggorokan bingung mau jawab apa. " nggih pak" cuma itu yg bisa kluar dari tenggorokan ini.
Beberapa saat setelah bapak itu keluar dari warung pun ibu melanjutkan ceritanya, " mas, Allah t adil lho jangan salah, saking adilnya kadang orang ngeyel kayak saya ini dikasih pembelajaran yg kadang orang lain sulit buat ambil hikmah di dalamnya." waaah mati lah aku ngomong apa ibu ini, dalam hatiku.
"emang kenapa bu? kelihatannya ibu sekarang secara luar orang bisa jelas lihat kebahagiaan."
" yaa itu sekarang mas, tapi sebelum saya sadar dan mau belajar memahami hikmah dan menjalankannya itu yaa ribet bgt mas, sampe putus asa." aku tambah heran lagi.
" mas , saya ketemu sama bapak dulu t cuma lewat sms asal acak nomor mas. itu jg waktu saya sudah mulai dijauhi cowok-cowok karna sifat dan sikap saya yg kadang mempermainkan perasaan orang lain." nah lo yoo pusing kagak lo denger ni, haduh mati lah aku malah sesi curhat gini.
" waktu itu hidup jadi bingung mas, rasanya udah gag ada pesona. Tapi beda waktu suatu saat ketemu bapak di Mall yg malem sebelumnya saya sms asal nomer tadi mas." aku senyum sambil bilang, " pasti deg-deg an bu mbayangin bentuk bapak?" ibu itu jawab, "pasti lah mas ntar kalo jelek kan males juga hahaha."
aku nimpal pertanyaan lg. " terus gimana bu pendapat ibu waktu ketemu sama bapak pertama kali?".
" aku lemes mas, ntah kenapa kliatan ganteng bgt sampe aku gag kedip. sampe bapak ngajak makan di salah satu restauran aja saya langsung mau mas."
sudah aku duga jawaban ini :P , "hebat dong pesona bapak bu, tapi untung bapak gag tahu ibu yg nyebelin dulu yaa."
" hahahaha mas bisa aja, oiya habis ketemu itu kita intens kontak-kontakan selama 2 minggu, dan bapak langsung tanya alamat rumah mas, yaaa saya kasih kan, eeee waktu besognya dateng langsung ngelamar, saya kaget dong."
busyet dah bapak itu jantan juga yaa pikirku. " terus ibu sama keluarga gimana responnya waktu tiba-tiba dilamar?".
" saya heran mas, ntah ini skenario Tuhan atau pesona bapak yg hebat, waktu itu juga diterima langsung mas. dan yg lebih heran lg saya dan keluarga cuma minta syarat 1 juta buat beli bahan syukuran mas." mulai seru menurutku cerita ini.
" mas, habis lamaran gag lebih dari sebulan kami langsung nikah mas, hebat kan padahal cuma pacaran lewat hp aja. di ati tu bersyukur bgt untung saya milih bapak buka cowok-cowok yg dlu, soalnya bapak ganteng terus nyaman bgt waktu itu dan sekarang pun lebih-lebih hehehe"
aku pun sejenak terheran bagaimana ibu ini bisa tetap bahagia padahal dulunya sering nyakitin perasaan cowok dan bertindak seenaknya.
" Hidup saya waktu itu berasa luar biasa bgt mas bangganya, tiap tamu yg datang tu seakan harus tahu seberapa bangganya saya dinikahi bapak."
" nah ini mulai klimaksnya mas habis akat nihah, waktu malam pertama ini saya tambah gerogi lho mas pokoknya campur aduk, saya jadi salah tingkah, pake parfum banyak bgt belum lagi mandi sampe 3x biar kliatan seger." mati lah beta ini ketemu tante-tante nyeleneh ini, semoga jangan mesum lah critanya soalnya jadi ilang ntar cantiknya ibu ini pikirku, sambil nahan ngeri.
" saya udah di ranjang mas,lampu redup bgt, bapak baru mandi di kamar mandi, saya dah ngebayangin bapak keluar dari kamar mandi itu. eeeeeeeeee bapak keluar malah masih pake baju masih lengkap, saya jadi agak sebel lah. tapi bapak tiba-tiba berdiri di depan saya terus copot bajunya, kekar bgt mas. "
dosa apa hamba semalam yaa Allah sampe ketemu hari ini pikirku dalam hati.
" waktu bapak mulai copot celana panjangnya mas, aku SYOOOK BGT MAS !!! bapak ternyata BUNTUNG sebelah KAKINYA !!!!!!!!!!! hidup ku malam itu tiba-tiba gelap bgt mas,seakan hari itu hari terindah sedunia dan akhirnya harus hancur hari itu juga."
woooohh......gilaaaaaaaaa aku gag nyangka cerita ini, dan sesaat gag kluar sepatah kata pun.
" lah ibu sama keluarga emang gag tahu sama keadaan bapak ini sebelumnya? maaf bu saya kaget bgt sama cerita ibu."
" ENGGA MAS, aneh kan aku pikir ini lah arti ALLAH ITU MAHA ADIL, saya keinget semua kesalahan saya dulu, dan gag sanggup dengan balasan semua ini. terlebih lagi keluarga saya setelah tahu keadaan suami saya mas.
" Dua tahun lebih sampe akhirnya saya punya anak, saya baru bisa menerima semua jalan ALLAH ini mas buat saya. Semua kelebihan bapak yg sebelumnya tertutupi oleh kekurangan bapak sebagai akibat dari keputus asaan saya dan gag mau ambil hikmah dari semua ini.
Tapi untung saya mau belajar dan menerima ini semua dan tidak memilih untuk cerai karna awalnya saya tidak mau semua orang tau kalo suami saya ternyata cacat fisik.
Mungkin keikhlasan adalah jalan satu-satunya yg terbaik sebagai balasan akan dosa saya yg dulu, hingga akhirnya kelebihan bapak pun ternyata diluar dari bayangan saya dan bisa membuat saya lebih bersyukur mempunyai imam seperti bapak."
" Mas mumpung masih muda jangan kayak ibu dulu dapet nasehat disaat kita pikir hidup kita sempurna, padahal harus kita ketahui sempurna itu adalah ketika kita bisa belajar memahami ketidak sempurnaan dan bisa merasakan keindahan dibalik itu semua."
"gimana menurut mas?"
Jujur saat itu saya cuma bisa diam, dan bersyukur atas semua kejadiaan yg sudah saya lewati kemarin, dan satu hal lg, saya salut akan pilihan ibu td dan keberaniannya mengambil keputusan dan keikhlasaannya menjalani perputaran kehidupan ini.
semoga bermanfaat :).