Selasa, 10 Desember 2013

Sempurna adalah Ketidak-sempurnaan yang indah :)

          Saat Sempurna Masih Menjadi Kata Terbaik

       Tidak heran apabila manusia sering menggunakan kata sempurna untuk mengungkapkan suatu keadaan yg dialaminya.Di saat seperti ini di bagian otaknya sangat terisi penuh oleh suatu keadaan yg sedang dianggapnya indah, saking hebatnya memori yg lain pun tersingkirkan olehnya. Manusiawi sekali ini terjadi karena kekuatan yg diberikan oleh suatu stimulan ini dapat mempengaruhi otak, walaupun sebagian orang menganggap ini adalah reaksi yg mempengaruhi hati sehingga menimbulkan suatu perasaan tertentu.

        Sempurna, kata dengan makna yg sangat lah dalam. Terkadang kita terbang melayang di dalam kata "sempurna" ini. Benar sekali karena ini lah anugrah terindah dari Tuhan yang diberikan untuk setiap insannya yg mau untuk belajar. Belajar? hmmm... mungkin kamu atau orang lain di luar sana melupakan kata yg satu ini, tidak luput juga aku dikala masih menjadi pribadi dengan moto hidup masih mencari jati diri.

         Pembelajaran hidup ketika kita menggunakan kata sempurna dalam hidup kita, terkadang dibutakan dgn arti indah dibalik kesempurnaan. Padahal sepatutnya kita tau akan arti hidup ini yg selalu menuntun kita untuk mencari hikmah dari kesempurnaan ( yg sedang kita anggap) itu menjadi bekal untuk kesempurnaan yg sebenarnya di masa mendatang, hingga sampai pada akhir dari semua drama kehidupan ini. Aku menggunakan kata drama untuk kehidupan ini karena seharusnya kita mengambil bagian dalam proses perjalanannya, semua pilihan terserah pada anda apakah ingin menjadi sutradaranya, lighting, kameramen, atau pun hanya pemain tambahan yg artinya tetap sama saja dgn pemain utama ( sama-sama diatur oleh sutradara ).

             Kesempurnaan dan pembelajaran hidup adalah pokok dari tulisan ini, yang akan saya jabarkan lewat suatu runtutan cerita yang diambil dari kisah nyata  dan saya lihat langsung dalam hidup ini :)

            Cerita ini berawal saat saya berada disuatu warung makan dan bercengkrama dengan orang-orang yg turut memenuhi warung tersebut. Obrolan serius hingga candaan pun larut didalamnya. Dan tanpa disadari pembelajaran hidup pun terkadang dapat muncul dari tempat seperti ini, tapi ini menurut ku yaaa hehehehe dan apapun tanggapan mu tidak begitu penting untuk ku :) tapi hasil pembelajaran hidup ku ini pasti akan berpengaruh juga dalam hidup mu ! :D

          Satu piring nasi rames ditambah ikan goreng gembung atau kembung ntah lah sulit membedakan bahasa yg digunakan untuk ikan satu ini adalah menu favoritku hari itu, ingat hari itu saja menjadi satu pilihan lezat yg dikombinasikan dengan satu gelas es lemon tea orang bilang.

                 Dua puluh menit pasca suapan pertama pun telah berlalu sehingga menghasilkan satu buah piring dan gelas kosong. Sambil melihat siaran tv yg diputar didalam warung pun terdapat satu FTV yg menceritakan atau menggambarkan tentang kesempurnaan percintaan sepasang manusia, yaa walaupun kita tahu itu hanya ada dalam cerita dongeng dan jelas hanya ada pada tontonan seperti ini. Kami sekelompok kecil orang yg berkumpul untuk makan siang pun mulai sahut-sahutan mengomentari film tersebut dan sedikit mengolok-olok isi dari tayangan tersebut, hingga tanpa disadari kami yg smuanya sebenarnya belum pernah bertemu pun atau kenal sekalipun sampai pada pembahasan yg agak serius ttg apa itu sebenarnya kesempurnaan dalam semua konteks kehidupan ini sebenarnya.

                  Banyak komentar yang menurut ku cenderung tidak mempercayai kesempurnaan, terlebih dalam segi percintaan. Mungkin dikarenakan tetap ada tuntutan atau pun sesuatu yang harus dipenuhi agar cinta itu tetap indah perjalanannya, itu yg aku simpulkan dari menyimak pembicaraan ini yg jelas sebenarnya ngelantur dan gag penting hahahaha. Tapi tiba-tiba ada sepasang suami istri yg sedang duduk pun tanpa disadari jg menyimak perbincangan sekelompok kecil kami sedari tadi dan sesekali tersenyum pada kami.

                   Sampai pada waktu orang-orang mulai meninggalkan warung makan tersebut dan tinggal lah aku, penjaga warung, dan sepasang suami istri yg sepertinya enggan meninggalkan warung ini sebelum menyelesaikan FTV yg disiarkan pada TV warung siang ini.

               Terdengar suara lirih yg menggambarkan sesosok wanita tertuju pada ku dan bertanya, "Mas, pernah jatuh cinta?", aku pun terheran ternyata salah seorang dari pasangan suami istri tersebut yg bertanya, " sudah bu, dan sering ketipu hahahahaha" guyonan ku menjawab pertanyaan ibu tadi yg sebenarnya belum tua-tua amat sih. " sakit mas rasanya ? kapok gag?" pertanyaan aneh dan menjengkelkan ini sebenarnya :P ," hmmm setengah mati bu, butuh 2 tahun untuk sadar tapi gag kapok sih", tanpa jeda ibu itu pun menyambung " apa yg buat mas gag kapok?", aku jawab dengan santai aja walaupun nyesek " namanya jg hidup bu terkadang orang itu kalo belum tau sakitnya patah hati t masih ngeyel buat terus merjuangin perasaannya, kalo dah gini baru kerasa tapi yaa mungkin ni pembelajaran hidup bu", senyum ku bebarengan tersimpul dengan senyum ibu yg tanpa disadari bersamaan terjadinya.
"hahahaha mas e mas e" suara yg terdengar berat pun muncul dari bapak-bapak  yg duduk disamping ibu td.

                  Lumayan lama percakapan kami berlangsung sampai ketika ibu tadi bertanya pada ku,"mas dulu tipikal orang pemilih apa dipilih?" dengan ketawa jengkel pun aku menjawab " hehehe jelas milih lah bu, cowok kan menang milih kalo cewek menang nolak, betul kan pak?" aku melemparkan pertanyaan tersebut ke bapak tadi dan jelas jawabnya "iya mas hahahahaha".

" waktu perawan dulu saya jg tukang milih2 pasangan mas, cuma bedanya saya milih dari cowok-cowok yg pada udah nentuin pilihan buat saya :)", senyum ibu itu terlihat manis sekali, dan tidak bisa dipungkiri cantik jg sih itu ibu ,upz .. hahahaha

"wah hebat berarti ibu jadi primadona dong, pasti banyak yg sakit yaa bu gara-gara ibu tolak?" aku geli bertanya itu karna bapak disampingnya melirik ibu td waktu ibunya cerita kisahnya tadi,cemburu nie hahahaha.

           " Pasti itu mas, tapi yaa harus dimaklumi lah jadi cewek t harus pilih-pilih, dompet yg tebel yg harus dipilih kan masih pendekatan, itu pun jg biar kita bisa tau orang itu cuma ngandelin cinta, ngandelin duit, atau mau sama-sama belajar ngejalanin kehidupan. kan ntar kita cewek bisa tau mana yg cocok di ati." glek ,aku nelen ludah ternyata ibu ini buka-bukaan jawabnya aku pikir cm omong kosong.
" lah gag takut ntar gantian disakitin orang bu akibat kita nyakitin orang lain?".
" jujur waktu dulu sama sekali gag kepikiran mas, saya berusaha nikmatin apa yg jadi kemauan hati saya saja, masalah perasaan mereka yaa anggap saja pembelajaran buat hidup mereka." aku sejenak terdiam dan gag tahu harus bicara apa lagi, aneh plus ngeri aja fenomena ini zzzzzzzz.

             " Mah, aku balik ke kelurahan dulu kayaknya Pak Lurah sudah datang, mamah mau ikut apa disini nunggu?" bapak yg suaranya kayak Pak Raden pun mengagetkan ku, " aku disini aja pah, mau ngobrol sama mas nya aj." haduh mati lah aku ini pikirku,
" O ya udah gagpapa mah, gag lama kok, titip istri saya yaa mas?" glek, ludah ini nyangkut ditenggorokan bingung mau jawab apa. " nggih pak" cuma itu yg bisa kluar dari tenggorokan ini.

               Beberapa saat setelah bapak itu keluar dari warung pun ibu melanjutkan ceritanya, " mas, Allah t adil lho jangan salah, saking adilnya kadang orang ngeyel kayak saya ini dikasih pembelajaran yg kadang orang lain sulit buat ambil hikmah di dalamnya." waaah mati lah aku ngomong apa ibu ini, dalam hatiku.
"emang kenapa bu? kelihatannya ibu sekarang secara luar orang bisa jelas lihat kebahagiaan."

" yaa itu sekarang mas, tapi sebelum saya sadar dan mau belajar memahami hikmah dan menjalankannya itu yaa ribet bgt mas, sampe putus asa." aku tambah heran lagi.
" mas , saya ketemu sama bapak dulu t cuma lewat sms asal acak nomor mas. itu jg waktu saya sudah mulai dijauhi cowok-cowok karna sifat dan sikap saya yg kadang mempermainkan perasaan orang lain." nah lo yoo pusing kagak lo denger ni, haduh mati lah aku malah sesi curhat gini.

" waktu itu hidup jadi bingung mas, rasanya udah gag ada pesona. Tapi beda waktu suatu saat ketemu bapak di Mall yg malem sebelumnya saya sms asal nomer tadi mas." aku senyum sambil bilang, " pasti deg-deg an bu mbayangin bentuk bapak?" ibu itu jawab, "pasti lah mas ntar kalo jelek kan males juga hahaha."
aku nimpal pertanyaan lg. " terus gimana bu pendapat ibu waktu ketemu sama bapak pertama kali?".

" aku lemes mas, ntah kenapa kliatan ganteng bgt sampe aku gag kedip. sampe bapak ngajak makan di salah satu restauran aja saya langsung mau mas."
sudah aku duga jawaban ini :P , "hebat dong pesona bapak bu, tapi untung bapak gag tahu ibu yg nyebelin dulu yaa."

" hahahaha mas bisa aja, oiya habis ketemu itu kita intens kontak-kontakan selama 2 minggu, dan bapak langsung tanya alamat rumah mas, yaaa saya kasih kan, eeee waktu besognya dateng langsung ngelamar, saya kaget dong."
busyet dah bapak itu jantan juga yaa pikirku. " terus ibu sama keluarga gimana responnya waktu tiba-tiba dilamar?".

" saya heran mas, ntah ini skenario Tuhan atau pesona bapak yg hebat, waktu itu juga diterima langsung mas. dan yg lebih heran lg saya dan keluarga cuma minta syarat 1 juta buat beli bahan syukuran mas." mulai seru menurutku cerita ini.

" mas, habis lamaran gag lebih dari sebulan kami langsung nikah mas, hebat kan padahal cuma pacaran lewat hp aja. di ati tu bersyukur bgt untung saya milih bapak buka cowok-cowok yg dlu, soalnya bapak ganteng terus nyaman bgt waktu itu dan sekarang pun lebih-lebih hehehe"

aku pun sejenak terheran bagaimana ibu ini bisa tetap bahagia padahal dulunya sering nyakitin perasaan cowok dan bertindak seenaknya.

 " Hidup saya waktu itu berasa luar biasa bgt mas bangganya, tiap tamu yg datang tu seakan harus tahu seberapa bangganya saya dinikahi bapak."
 " nah ini mulai klimaksnya mas habis akat nihah, waktu malam pertama ini saya tambah gerogi lho mas pokoknya campur aduk, saya jadi salah tingkah, pake parfum banyak bgt belum lagi mandi sampe 3x biar kliatan seger." mati lah beta ini ketemu tante-tante nyeleneh ini, semoga jangan mesum lah critanya soalnya jadi ilang ntar cantiknya ibu ini pikirku, sambil nahan ngeri.

" saya udah di ranjang mas,lampu redup bgt, bapak baru mandi di kamar mandi, saya dah ngebayangin bapak keluar dari kamar mandi itu. eeeeeeeeee bapak keluar malah masih pake baju masih lengkap, saya jadi agak sebel lah. tapi bapak tiba-tiba berdiri di depan saya terus copot bajunya, kekar bgt mas. "
dosa apa hamba semalam yaa Allah sampe ketemu hari ini pikirku dalam hati.

                        " waktu bapak mulai copot celana panjangnya mas, aku SYOOOK BGT MAS !!! bapak ternyata BUNTUNG sebelah KAKINYA !!!!!!!!!!! hidup ku malam itu tiba-tiba gelap bgt mas,seakan hari itu hari terindah sedunia dan akhirnya harus hancur hari itu juga."

 woooohh......gilaaaaaaaaa aku gag nyangka cerita ini, dan sesaat gag kluar sepatah kata pun.
 " lah ibu sama keluarga emang gag tahu sama keadaan bapak ini sebelumnya? maaf bu saya kaget bgt sama cerita ibu."

 " ENGGA MAS, aneh kan aku pikir ini lah arti ALLAH ITU MAHA ADIL, saya keinget semua kesalahan saya dulu, dan gag sanggup dengan balasan semua ini. terlebih lagi keluarga saya setelah tahu keadaan suami saya mas.

 " Dua tahun lebih sampe akhirnya saya punya anak, saya baru bisa menerima semua jalan ALLAH ini mas buat saya. Semua kelebihan bapak yg sebelumnya tertutupi oleh kekurangan bapak sebagai  akibat dari keputus asaan saya dan gag mau ambil hikmah dari semua ini.
       
         Tapi untung saya mau belajar dan menerima ini semua dan tidak memilih untuk cerai karna awalnya saya tidak mau semua orang tau kalo suami saya ternyata cacat fisik.

Mungkin keikhlasan adalah jalan satu-satunya yg terbaik sebagai balasan akan dosa saya yg dulu, hingga akhirnya kelebihan bapak pun ternyata diluar dari bayangan saya dan bisa membuat saya lebih bersyukur mempunyai imam seperti bapak."

" Mas mumpung masih muda jangan kayak ibu dulu dapet nasehat disaat kita pikir hidup kita sempurna, padahal harus kita ketahui sempurna itu adalah ketika kita bisa belajar memahami ketidak sempurnaan dan bisa merasakan keindahan dibalik itu semua."

"gimana menurut mas?"

Jujur saat itu saya cuma bisa diam, dan bersyukur atas semua kejadiaan yg sudah saya lewati kemarin, dan satu hal lg, saya salut akan pilihan ibu td dan keberaniannya mengambil keputusan dan keikhlasaannya menjalani perputaran kehidupan ini.

semoga bermanfaat :).

Selasa, 19 November 2013

" malam selasa "

kenapa saya menggunakan judul malam selasa ? 

tidak sama sekali ada hubungannya dengan unsur kebudayaan jawa aku menggunakan kumpulan kata pembuka malam selasa hehehe, tanpa aku pahami kenapa banyak dari kawan yg memandang aku aneh karna "kekurangan" yg aku miliki, ntah kenapa aku memilih kata "kekurangan" ini, karna hakikatnya "kelebihan" yg dimiliki seseorang pada kenyataannya hanya akan menimbulkan pandangan yg cenderung berbeda dari yg lain, yaa jadi aku anggap ini suatu "kekurangan". aneh yaa tapi yaa ini lah aku adanya tapi bukan seadanya,tanpa membantah kata pak mario jika apa adanya itu berarti seadanya (aku harap ini lain) :)

mungkin cukup basa-basinya yaa, sekarang aku cuma mau membagi beberapa pandangan hidup yg aku harap kita semua dapat saling mengambil pelajaran dan sama-sama untuk terus belajar mengenai kehidupan.

 PART 1

cerita ini akan bermuara tadi malam ketika pada pembukaan paginya dengan sungguh-sungguh aku mengucapkan niat untuk berpuasa agar mendapatkan imbalan kelancaran atas semua giat yg sedang aku perjuangkan :) tapi namanya hidup dan aku sebagai manusia ntah yang menjadi objek atau subjek kehidupan yg sampai saat ini pun kebenarannya masih terus aku gali dan membuktikanya, 

jam 7 pagi tetiba handphone yang sengaja tak aku silent berbunyi dengan nyaringnya seakan memaksaku untuk bangun dengan 1 hentakan kaki ke lantai karna kehebohannya, ternyata sang pujaan hati yg pada hari ini sedang menjalani OJA di salah satu perusahaan swasta yg semasa Megawati menjadi presiden dijualnya kepada "sahabat" serumpun kita ,aneh yaa :) .

"ay, banguuuun ban ku bocor aku udah di "V@adZ" ni kunci sama karcis parkir aku tinggal di motor ", ntah maksudnya apa dengan nyawa yg masih berlari-lari gag tau kemana aku berusaha mencerna kalimat yg berjalan bagai kereta tadi, perdebatan mengenai solusi pun mulai bersautan yg awalnya menggunakan kalimat lemah lembut tapi pada akhirnya berakhir dengan suara lantang yg menimbulkan kegusaran kedua belah pihak. yaa kalian pasti bisa menebak endingnya kan hahaha . perasaan dongkol pun sangat kental menyelimuti pikiran ,dan karena sangat tebal menyelimuti aku memilih menjadikannya selimut tidur lagi tanpa memikirkan bagaimana kekesalan menjadi bahan mimpi setelahnya .

di dalam tidur ku pikiran merusak hari penuh beban sang pujaan hati pun jelas terasa menjadi tema mimpi lanjutan ini, tanpa bisa ku tahan sehingga aku memilih untuk bangun saja dan meletakkan handuk biru ke bagian yg tepat berada di sebelah kanan leher ku, sembari merasakan aliran air yg membasahi seluruh lemak ini aku memikirkan untuk menghampiri pujaan hati tepat pada jam long breaknya.

bukan sinetron  tapi ini lah yang sebenarnya terjadi, lebih dari setengah jam menunggu di luar gedung megah yang dulunya menjadi sebuah bangunan besar yg menjajakan baju ber-merk thailand itu aku mengerutkan dahi yg sangat bersahaja menahan panas , ngomong-ngomong soal dahi ku ini jangan sekali-sekali mengomentarinya tepat didepan ku karna pesona "megahnya" yaa :) , berusaha untuk memberi kabar bahwa keberadaan ku yang dengan setia menunggu sambil menahan panas ini pun ternyata tidak mendapat respon, hanya respon dari mbak-mbak yang ngoceh karna empunya mematikan alat itu,huft itu jawabanku . seperti kebanyakan manusia yang egois pun kuputuskan untuk masa bodoh dan pasti sang pujaan hati dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, tapi tetap nyesek di ati karna bisikan setan yang benar-benar hebat membuat suatu masalah kecil menjadi lebih berarti, satu gelas hari yg baik rasa coolin pun menjadi obat dari segala himpitan dan hawa yang benar-benar panas luar dalam ini. upz.. batal sudah rangkaian kata-kata indah yang terucap tadi pagi sebagai pembuka hari, dan itu pun tidak sedikitpun mengeluarkan penyesalan karna emosi ini. mungkin kalian beranggapan aku hanya main-main dah mudah saja mengambil keputusan yang dengan jelas menghancurkan segala kebaikan yang ada, aku cuma bisa menjawabnya dengan " aku masih belajar kawan menjadi pribadi yang lebih baik,minimal lebih baik dari hari sebelumnya : tidak ada paksaan dan benar-benar berusaha menikmati perubahan kecil ku ini. "

PART 2

Hari ini memang aku anggap hebat, banyak yang bisa aku sampaikan kepada teman-teman bahwasannya Sang Pencipta memang selalu mau dan tanpa lelah mengajarkan kita tentang kesungguhan dari sesuatu yang kita jalani, semua konsekuensi jelas ada didepan saat kita melangkah mengambil tindakan. tapi percayalah apa pun hasilnya, Sang Pencipta tidak pernah salah menentukan hasil, kalaupun menurut kita ini memang sangat butuh waktu untuk mencernanya yaa anggaplah ini arti hidup yang sebenarnya : hidup untuk terus "belajar" layaknya pepatah yang mengatakan tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri china ,mungkin ini lah maksut dari pepatah tersebut yaitu belajar pun tanpa harus formal tapi yang berbau spiritual seperti keagamaan (garis vertikal penghubung manusia dan Sang Penciptanya) pun sebenarnya sangat lebih nyata adanya :) tapi itu semua memang jika kita benar-benar mau untuk belajar dan membuka pikiran.

lanjut pada cerita ku hari Senin ini yang tanpa aku bisa tahan pasti mencapai waktunya di malam selasa :)

keegoisan ku yang membiarkan semuanya untuk berjalan teratur sesuai kehendaknya masing-masing pun aku anggap sebagai jalan keluar terbaik, karna aku anggap sebuah kesalahan itu tidak mungkin muncul karna satu faktor penyebab saja . karna dengan jelas smua menyambung jadi satu dan menurutku tidak dapat berdiri sendiri. terlebih kita hidup sebagai makhluk sosial, jadi menurutku setiap ada percikan konflik : semua bagian di dalamnya memiliki kesalahan yang membawa takarannya masing-masing, sehingga jelas smua bagian memanggul kesalahan tanpa memandang takaran yang ada. "sekecil apa pun kesalahan merupakan sebuah pintu masuk untuk kesalahan yang besar " #Rio Pratomo.

dan tiba juga waktunya mendapatkan kabar dari sang pujaan hati yang tanpa sadar sedari tadi aku tunggu dengan harap-harap cemas :P hehehe 

"aku udah pulang" tanpa tanda titik lebih-lebih emot sms yang ku baca ini tertanda sang pujaan hati, sejujurnya itu sudah membuat ku lebih dari lega. dengan polosnya aku tanya " loh baru jam 3 lho ini, tadi OJA nya masuk ato gag e?" dengan sedikit memberi nada cetus seolah masih marahan, lama ku tunggu balasan sms dan akhirnya ada jg balasan: "aku udah di kos" ,wooooow itu jelas menamparku keras karna tanpa sadar ketololan ku nampak dari pertanyaan yang ku lontarkan tadi, berartikan memang udah pulang OJA hahahahaha

belum sempat aku balas sms ternyata ada satu pesan yang menyusul tepat dibawahnya : "aku pengen kluar ", aku tertegun sejenak karna aku anggap itu jawaban keputus asaan sang pujaan hati,tapi arti keluar itu untuk mengundurkan diri atau sekedar keluar mencari udara segar? hmm aku mencoba melontarkan sebuah balasan pancingan, " iya aku mandi dulu yaa :) ". dengan cepat balasan datang , "aku aja gag perlu mandi dlu" : senyum lebar ku pun mendorong lemak pipi ku ke atas secara bersamaan :D lega ternyata sang pujaan hati hanya suntuk setelah OJA dan sudah dapat dipastikan terdapat tekanan di kerjaannya ,tapi aku anggap itu lebih baik.

seakan lupa kejadian pagi tadi aku segera meluncur dengan kuda besi ku menuju tempat berdiam sang pujaan hati,setibanya disana tanpa basa basi wajah lucu karna mengumpulkan seluruh bibirnya ke depan dengan muka masam langsung memeluk dan membonceng ke kuda besi kebanggan ku yang ku dapat dari kringat halal ku menjual dagangan clothing.

"ban dalamnya udah ku ganti. " itu kata-kata yang keluar sejak 30 menit berkendara tanpa ada sedikitpun pembicaraan hehehe tapi udah lega lah, dan perjalanan pun mulai berlanjut dengan suasana yang lebih hangat dengan tema curhatan hati sang pujaan tentang kerjaannya hari ini :) jurus ku menenangkan pun tanpa sadar membuat ku juga belajar dari kata-kata yang aku keluarkan tanpa sadar sebagai bekal hidup ku ke depan .

nih kata-kata yang tanpa aku sadari entah dari planet mana ide itu muncul untuk memotivasi sang pujaan hati :

  • " di dunia kerja itu, apa pun keadaannya berusahalah untuk dinikmati tiap tantangan yang ada  "

  • "kita bukan Tuhan jadi jangan pernah sekali pun memastikan hasil yang ada masih jauh di depan, karna tanpa kamu sadari ucapan yang keluar dengan menggunakan setiap emosi yang ada di hati itu adalah sebuah perwujudan dari doa "

  • "setiap kita putus asa ingatlah orang-orang yang sudah susah payah membantu usaha mu untuk meraih apa yang sudah kamu miliki sekarang, mereka bukan pamrih tapi cuma ingin mendapatkan senyum mu,senyum bahagia mu itu sudah cukup membayar lunas semua bantuan mereka"

itu beberapa contoh kalimat yang aku anggap istimewa yang ntah dari mana asalanya bisa aku keluarkan setelah secara tiba-tiba muncul secara mengagetkan di otak ku :)

PART 3

tanpa terasa perjalanan yang tadinya terlihat dingin, kaku, dan serba canggung karna situasi yang ditimbulkan pada permulaan hari tadi pun telah sampai di akhir ujung waktu matahari hendak bersembunyi dan beralih ke sisi bumi yang lain, mampir untuk membeli pesanan orang tua yaitu satu bungkus singkong keju dan tahu petis pun terselip dari perjalanan pulang menuju kos pujaan hati sambil membuat janji ba'da maghrib akan melanjutkan perbincangan lewat kesederhanaan makan malam :)

satu bungkus singkong keju dan petis pun menyangkut pada stang sebelah kiri motor yang sebenarnya mengganggu ku untuk memainkan lincah kopling si kuda besi ini, "tak apa lah itung-itung berbakti sama orang tua biar senang dibawain makanan" celoteh ku dalam hati sambil sesekali menyiratkan senyum kecil karna maksut tertentu yang akan disampaikan kepada orang tua setelahnya :P

dering roller ban pada pagar pun terdengar sangat keras bersautan bersamaan kuda besi 2 tak ku yang suaranya tidak kalah nyaring atau mungkin berisik untuk para penfengar setia setiap aku pulang :D tapi tak apalah mungkin ini jadi pertanda tersendiri setiap aku pulang jadi tanpa harus mengeluarkan kata-kata untuk menunjukkan kedatangan ku , "Mah, ini singkong keju sama tahu petisnya ",sambil aku mengambil handuk biru yang terpajang di pengait jemuran. Belum sempat doraemon ku menjawab, upz kenapa aku menggunakan julukan doraemon kepada orang tua ku karna beliau memiliki kantung ajaib yang sangat membantuku setiap mengalami krisis keuangan hanya untuk sekedar membeli sebatang rokok :P "ini habis 10 ribu cumaan tapi kalo mau lebih yaa alhamdulillah hehehehe" itu celotehanku waktu menyerahkan pesanannya.

aku bergegas memasuki kamar mandi ketika uang upah sudah masuk ke dompet keberuntungan yang aku peroleh sebagai kado ulang tahun yang kesekian tanpa harus aku sebutkan kan hehehe. dengan senyuman lebar yang menemani mandi ku kali ini aku merasakan kelegaan yang jarang aku rasakan karna kegelisahanku tadi pagi akan sore ini yang akan berakhir dengan sangat tragis, sedikit lebay tapi kalian semua belum tahu bagaimana sang pujaan hati kalau sedang meluapkan kekesalannya hehehe maklum lah sang pujaan hati berasal dari suatu pulau yang letaknya tepat disebelah barat laut jawa :D

handuk yang awalnya kering pun perlahan mulai basah karna berusaha mengeringkan seluruh tubuhku ini, seketika terdengar suara: " wudlu sekalian le, percumah mamy berdoa terus buat kamu tapi orang yang di doain gag mau mbantu doanya biar terkabul" ,wow hentakan hati pun tertiba mengarahkan langkahku ke salah satu kran yang ada di rumah untuk segera mengambil air wudlu. Di hati jelas sangat merenungkan perkataan dari mama yang kali ini aku tidak mau menggunakan kata doraemon untuk menggambarkan beliau hehehe, benar juga  yaa nasihat beliau bagaimana doa kita sampai menembus langit apabila tidak ada sinergi antara kedua pihak yang mendoakan dan didoakan, kecuali salah satu pihak sudah pulang kerahmatuLLah , inspiratif sekali makna nasehat orang tua ku yang aku tafsirkan sendiri kali ini, yang sampai saat ini terus membekas dan akan selalu aku patri mati supaya ilmu ini akan terus ada sampai kapan pun terlebih akan menjadikannya suatu warisan dari leluhur :)

PART 4

Sampai juga hari ini pada putaran-putaran akhir jam menuju pergantian hari berikutnya, pada saat ini lah waktu yang sekarang benar-benar menjadi waktu yang menyenangkan terutama untuk kami. Penutupan hari yang selalu kami isi dengan kesederhanaan makam malam, perbincangan hangat tentang semua yg kami jalani dan alami hari ini, rencana esok hari, dan candaan yang menjadi menu wajib untuk setiap kebersamaan.

mungkin pada bagian ini nilai humor akan sedikit terkesampingkan karena janji ku di awal yg ingin sekali mengajak teman-teman semua mau untuk sama-sama belajar memaknai setiap pembelajaran hidup kita. Minimal seperti pepatah hari esok lebih baik dari hari ini, menurut ku sudah sangat lebih dari cukup :)

apa pembelajaran kita untuk hari ini, sedikit lebih tertata akan ku sampaikan:

batalnya niat mulia yg pada kali ini aku tuangkan melalui gambaran puasa ku yg batal kali ini membuat ku tersadar akan beberapa pembelajaran:apa pun yg berawal dengan niat baik harus diimbangi dengan kesungguhan sebagai bentuk pembuktian dari yg sudah kita rencanakan atau pun sudah menjadi niat kita. Karena Tuhan selalu menginginkan kita bersungguh-sungguh untuk semua yg kita inginkan walaupun banyak sekali hambatan yg harus bisa kita lewati, bukan tanpa tujuan karena aku yakin Tuhan ingin kita belajar untuk menjadi pribadi yg lebih baik, dapat mengerti makna keikhlasan, dan bersyukur setelah mendapatkan.

dengan niat baik yg sudah kita tanam sejak awal pun godaan yg datang sebegitu hebatnya datang untuk menggagalkan, sehingga dengan ini pun kita dapat mengambil kesimpulan bahwasannya apa pun yg dilakukan dengan niat yg tidak baik pasti akan menemui hambatan yg jauh lebih dahsyat. 

banyak orang yg bilang engga juga karna melihat contoh-contoh yg dengan niat jahat pun semua bisa berjalan dengan lancar, anda salah kawan karena pembiaran Tuhan kali ini sebenarnya menunjukkan kepada yg lain untuk paham bahwasannya orang yg sudah niat untuk melakukan kejahatan itu melakukan niatnya itu dengan sungguh-sungguh atau tidak, jika memang dia sudah nekat dan gelap mata pasti pada akhirnya tangan Tuhan akan memberikan jawaban dan balasan dari semua tindakan itu, dan kita sebagai pihak yg ditunjuk untuk mengetahui pembiaran Tuhan di awal tadi dapat bersaksi bahwasannya Tuhan itu Maha Adil dan manusia tadi adalah contoh dari orang yg sangat merugi :)  

pembelajaran berikutnya adalah mengenai siapa kah kita sesungguhnya? kenapa saya gunakan pertanyaan ini, karna tanpa disadari kita terkadang melebihkan diri dari arti  keberadaan kita yang sesungguhnya. Kita semua cuma manusia biasa kawan, ingat bahwasannya kita hanyalah bukti dari penciptaan Tuhan. Jadi siapa lah kita dengan seenaknya menyalahkan orang lain dan mengambil kesimpulan sendiri untuk hasil yg masih dengan rapat dijaga malaikat karena belum mendapatkan perintah dari Tuhan untuk membagikan apa hasilnya, ingat lah hakikat kita hanya manusia biasa yg dilepaskan dengan bebas tanpa ada yg bisa membatasi setiap tindakan kita walaupun kita sadar akan konsekuensi yg ada setelah ataupun sebelum kematian datang :)

ORANG TUA, kata ini seharusnya menjadi acuan kita dalam merefleksikan semua tindakan kita di dunia. seberapa berharganya mereka pun tidak akan ada yg bisa menggantikannya. Orang tua juga manusia yg terkadang juga memiliki salah, jadi apa pun atau siapa pun mereka jangan pernah dijadikan alasan untuk setiap penyimpangan dari diri kalian sendiri jika memang kita semua bukanlah seorang pecundang. ubahlah pola pikir kita untuk dapat lebih mengerti seberapa beratnya orang tua membesarkan kita dengan segala realita hambatan kehidupan yg ada, dan buanglah jauh semua kesalahan mereka yg selama ini lebih kita ingat, apakah kita lupa akan banyaknya kebaikan mereka untuk kita? jangan bohongi hati nurani kita kawan, setiap keegoisan hati dan kerasnya argumentasi hanya akan memberikan sebuah pembenaran dan itu jelas bukan arti dari kebenaran karena hakikat kebenaran itu tanpa perlu kita tunjukkan dia selalu berada dipermukaan :)

semoga hidup kita semua dapat lebih berarti.

 - Rio Pratomo -